Evaluate/ss
27 Februari/2019. Dengan penuh drama dan ucapan syukur, aku meninggalkan Kota Medan. Segala cerita dan kisah yang aku tinggalkan disana aku genggam erat menjadi kenangan penuh syukur yang bisa aku ceritakan kembali dengan penuh bahagia saat kenangan itu digali (lagi). Jam 5 sore pesawat singgah di Batam, dan mendarat di Surabaya jam 8.30. Aku menghirup udara Surabaya dengan sejuta mimpi cerita gadis perantau. Aku disambut sahabat lama satu tanah air, satu tanah kelahiran. (Penuh Canda, seperti biasa). Hari - hari interview sudah berlalu. aku masih menunggu . Untuk jawaban (terbaik) dari versi doaku sepanjang hari - hari ini. - - - Dua pekan di Surabaya membuka tabir perspective baru (lagi) buatku. semuanya, segalanya tentang Surabaya. Kota yang dikenal sebagai Kota Pahlawan ini sudah memberikan aku makanan perspective baru dan selalu baru setiap harinya. Anda harus mengerti bahwa, aku menulis ini sebagai memo, catatan, dan bisa dibilang kilas cerita untuk diri sendiri d...
